Uwien76’s Weblog

July 30, 2008

Mencari teman yang ‘hilang’

Filed under: Uncategorized — uwien76 @ 2:57 pm

Saya sedang mencari kawan-kawan kuliah dulu yang hampir semuanya ‘hilang’. Sebelum itu, mungkin akan lebih baik kalau saya mengenalkan diri terlebih dahulu.
Nama lengkap: Winarni Puji Astuti. Kawan-kawan dulu bisanya memanggil saya U-wien, Wiwin atau Whien. Saya alumni IKIP Malang, yang sekarang menjadi Universitas negeri Malang ( waduh, udah produk jadul banget ya?) angkatan 1993, lulus 1997. Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, dan menjadi anggota (walaupun nggak aktif-aktif amat) PMII.
Nah, di jurusan Bahasa Inggris dan di IKIP inilah saya banyak mendapat ilmu, pengalaman yang bagi saya yang waktu itu awalnya kuper banget, minder banget, dan minus-minus lain yang banget, jadi nggak banget-banget amat. Juga mendapat banyak…….. sekali kawan dan sahabat-sahabati.
Sayangnya, begitu saya lulus kuliah, I lost communications with most of them. Maklum, waktu lulus di rumah belum pasang telfon, boro-boro punya HP kayak jaman sekarang.
Jadinya, walaupun sering inget dan kangen ama kawan-kawan lama, ya cuman dalam khayalan aja ngobrol n ketemunya.
Dua tahun terakhir ini, saya berada di lingkungan yang dekat ama teknologi (tadinya saya mengajar anak SMP di sebuah desa di Kabupaten Tanggamus Lampung yang jauh dari ‘peradaban’). Kami (saya, suami dan anak-anak) pindah ke Bogor, karena suami dipindahtugaskan dan saya mengajar di sebuah SMP favorit di kota itu. HP udah mendingan, bisa akses internet. Di sekolah dapat fasilitas hotspot dan bisa pinjam laptop.
Trus tiba-tiba terpikir nih, kira-kira kawan-kawan yang lain sekarang lagi pada di mana, kerja apa, udah pada punya anak berapa, dll. Iseng-iseng di Google diketik aja nama kawan-kawan lama itu. Ada ketemu beberapa nama yang cocok dan kemungkinan memang orang yang sama.
Ini beberapa kawan yang saya temukan di internet. Mudah-mudahan yang bersangkutan bisa membaca ini dan bersedia menghubungi saya atau siapa saja yang membaca ini dan mengenal orang yang saya maksud, sudilah kiranya membantu (yee… merendah amat sih. Biasa aja lagi!)
M.Furqon Hidayat
Kawan sekelas. Pinter, shaleh, ramah, baik (dia pinter kaligrafi n nulis yang bagus, jadi suka saya mintain tolong nulisin sertifikat saya), perhatian (yang saya inget, dia ngirim kartu lebaran dan kartu ulang tahun buat saya). Sebenernya saya pernah naksir ama dia, tapi minder ah, dia kan top markotop tuh baik ilmu dunia maupun agamanya. Waktu kuliah aja dia sambil mondok di pesantren mahasiswa. Pas lulus dia lulusan terbaik jalur non skripsi, saya beberapa digit di bawahnya. Bagaikan pungguk merindukan bulan deh kalau ngarepin dia. Jadi ya udah deh, berteman aja, aman…. (Tapi sekarang nggak lagi lo, jadi niatannya insyaallah murni karena pengen nyambung silaturahmi)
Nah, kemarin saya ketemu nama yang sama di jajaran dosen pembina pesantren mahasiswa Al Hikam, tempat dia mondok pas kuliah dulu.
Kemungkinan memang Furqon yang itu tuh. Saya sudah mengirim email ke pesantren Al Hikam, tapi belum menerima balasannya (tapi emang baru semalem sih ngirimnya). Mudah-mudahan positif deh.

Anggia Erma Rini
Teman sekelas, teman main (kami berempat Anggi, saya, Emi dan Iwin karena sama-sama sekelas dan sama-sama anggota PMII), teman ngaji di PMII waktu masih kroco-kroco (kemudian dia jadi ketua PMII Putri Cabang Malang dan saya tetep aja jadi kurcaci).
Dari awal memang udah keliatan kalau dia akan berkembang di organisasi. Kalau kuliahnya so so lah…. Trus nanjak, nanjak, nanjak…… terakhir ketemu pas saya baru nikah, dia udah mulai meniti karir di Jakarta (but I didn’t know for sure where), Waktu itu dia pernah ngasih no HP ke saya, cuman karena waktu itu saya belum punya HP sendiri, and I didn’t think seriously about that, then I lost it. How stupid I was!!
Trus saya liat namanya kemarin waktu nulis catatan perjalanan waktu dia dan kawan-kawan pesantren Indonesia berkesempatan belajar di Leeds University. Kayaknya Anggi yang sama deh, soalnya waktu terakhir ketemu denger-denger dia mau nikah dengan someone named Sulton. Nah di situ tertulis Anggia Sulton.
Tapi saya nggak tau dia sekarang kerja di mana, soalnya di tulisannya sama sekali nggak menyebutkan itu. Saya pengen bener nyambung silaturahmi, jadi yang tau please tell me ya.

Syariful Muttaqien
Kawan sekelas, ketua HMJ yang imut-imut (sekarang masih nggak ya?). Nama kecilnya sebetulnya Arief, tapi kami suka manggil dia Sarip. Saya melihat namanya di daftar nama CPNS yang diterima di UPT Bahasa inggris Universitas Brawijaya tahun 2003. Bener nggak itu Rief? I miss you.

Hindun Hindiarti
Kawan sekelas yang serius banget, pinter, kawan akrab anak pak Pembantu Rektor. Saya pernah misjudged dia karena nggak kenal baik ama dia. Alhamdulillah Allah ngasih saya kesempatan untuk merubah pendapat saya tentang dia dengan menempatkan kami di sekolah tempat PPL yang sama, kosnya sekamar lagi. And I found she was a kind and fun girl. Sayangnya akrabnya cuman sebentar. Saya liat namanya di daftar calon peserta sertifikasi. Dia ngajar di MAN Ngawi (Rumahnya memang di Ngawi jadi kemungkinan besar prediksi saya benar). Is that you, Hindun?

Damas
Biasanya nama yang kami kenal adalah Damas Al Mubarok. Ternyata nama legalnya Damas aja. Kakak tingkat dua tahun di atas saya. Jurusan Bahasa Arab. Orang yang tadinya saya takuti (orangnya serem dengan kumis tebel dan wajah dingin) tapi kemudian menjadi salah satu orang pertama yang saya jatuhi cinta waktu di IKIP (karena ternyata orangnya super baik n ngocol abis). Saya memang termasuk tipe orang yang mudah jatuh cinta (tapi dalam hati aja, soalnya waktu itu udah dapat ilmu bahwa pacaran itu harrrrrammmm!!!). Lama juga saya jatuh cinta sama dia, tapi saya kemudian patah hati karena dia menikah dengan adik tingkatnya (istrinya seangkatan sama saya) bahkan sebelum dia lulus kuliah (eh, udah lulus belum ya waktu itu?).
Saya liat namanya di daftar calon peserta sertifikasi juga. Dari MA Al Falah, Jurusan Bahasa Arab, tapi kok di Penajam, Kalimantan Timur? Ragu-ragu juga sih, kok jauh amat, tapi katanya waktu itu dia pernah juga kerja di Kuwait, jadi saya berpikr kali dia memang senang kerja yang jauh-jauh.
Pak Damas, bener tuh yang di Kaltim? Kumaha, damang?

Baru itu yang bisa saya temukan. Insyaallah, saya akan terus ’berburu’…………………

No Comments Yet »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

Blog at WordPress.com.